Saya adalah penyandang ACROMEGALY yang disebabkan oleh tumor otak makroadenoma hipofisa. Demikian istilah2 yang saya baca dari hasil MRI dan dari tulisan dokter.
Acromegaly adalah cacat yang tambah dan tumbuh.
Pelan tapi pasti.
Mengerikan ya..
Katanya karena tumor tsb me "kacau" produksi growth hormone.
Kadar hormon diketahui dari hasil test darah.
But I consider myself so very lucky !
Saya disayang ALLAH dg cara NYA yg melampaui "segala".
Tetap bersyukur.
Terus semangat.
Salam.
-----------------------------------------------------------
Mula2 aku sempat merasa apes, sial, malu, minder, down, ..
Krisis? Yes!
Aku terpuruk. Bahkan aku merasa terkutuk, Sehubungan dg sakit dan cacatku yg tambah dan tumbuh gara2 tumor otak.
Aku berharap bahwa semua ini hanya mimpi dan aku segera terbangun! Aku tidak mau menerima kenyataan ini..
Puji Tuhan saat2 krisis tersebut bisa kulewati.
Terimakasih atas semua bentuk dukungan.
Sekarang segala rasa yang campur aduk sudah mulai berimbang...
Ditambah dg nekat + bandel + ngeyel + ngayal + guyon x logika x berserah = pede aje !
Mengalir saja.... Ha ha ha..
-----------
Showing posts with label acromegaly. Show all posts
Showing posts with label acromegaly. Show all posts
02 December 2008
21 October 2008
SOK NORMAL - Salah Rasa
Lagu : Laskar Pelangi = lapel.
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada Yang Kuasa
cinta kita di dunia
selamanya..
--------------------------------------------------------------
Ssstt... Rupaku makin jelek!
Orang pada umumnya tampak makin tua selaras dengan umur.
Kalau aku dipercepat dg sakit dan cacat yg tambah dan tumbuh.
Karena tumor otak : makroadenoma hipofisa.
Kadar growth hormone jadi abnormal/ terlalu tinggi.
Mengakibatkan : acromegaly.
Dan akibat2 lain terkait (baca : symptoms and signs ....).
Tentang wajahku ini, aku cukup telat sadarnya.
Sampai aku membaca uraian tentang masalah acromegaly di website! Habis membaca tulisan tsb, aku "kelap kelop" dan "thengar thenger" tidak bisa tidur. Semua cocok dg yg aku alami!
Jelas tidak ada orang yg mau berterus terang padaku.
Mereka tentu hanya bertanya2 dalam hati.
Murni koq makin jelek? Koq cepat tua? Koq "bengeb"?
Kalau bercermin aku merasa biasa.
Merasa tetap cantik. He he..
Maksudku cantikku tetap segitu2 saja. Ha ha..
Aku baru merasa lebih jelek, kecewa dan heran dg wajahku hanya kalau aku melihat hasil foto2 wajahku. Hasil foto tidak sesuai dg perasaanku dan harapanku.
Tapi aku belum sadar juga!
Kalau bertemu dg orang2 "lama", siapapun mereka, mereka semua tampak olehku makin cantik2 dan awet muda. Ternyata aku yg makin jelek dan tampak cepat tua!
Demikianlah salah rasa ku.
Demikian juga soal cacat kakiku.
Di toko2 jarang/ tidak ada sepatu atau sandal yg cocok dg kakiku. Aku tidak sadar bahwa kakiku lah yg luar biasa! Malahan aku sempat ngedumel : Gimana nih toko koq tidak lengkap stock nya?
Pernah juga aku menyalahkan pabrik sepatunya : Kenapa koq tidak lengkap produksinya? Dikiranya orang Indonesia masih kuntet2 dan kecil2 ukurannya? Jadi tidak mau memproduksi sepatu dan sandal yg ukuran besar? Hua haa..
Demikian aku yg sok normal!
Begitu juga waktu jari2 tanganku makin parah.
(Hasil EMG : Carpal tunnel syndrome grade-3).
Waktu aku membuka gembok pintu pagar dan gembok kupegang agak lama, karena sambil menyapa tetangga, aku merasa dan bertanya2, kenapa gembok ini jadi berat? Aku tidak menyadari bahwa jari2 ku lah yg makin lemah. Aku selalu mempertanyakan dan menyalahkan objek lain.
Benar2 sok normal!
Atau berharap diri normal?
Atau berpikir diri normal?
Demikian juga dg suaraku yg makin serak.
Ya lama juga nyadarnya..
Tapi aku sempat merasakan, kalau ikut menyanyi di gereja suaraku terdengar aneh, tidak pas2. Kalau terima telepon aku sering disapa dg "pak" atau "bapak".
Cacatku yg tambah dan tumbuh ini namanya acromegaly.
Halo2..
Aku cuma sekedar berbagi kenyataan.
Aku selalu bersyukur. Tanpa syarat.
Kalau untuk merasa beruntung, aku perlu pembanding.
Nah dibanding orang yg wajahnya tersiram air keras atau terbakar, yg masuk TV itu, aku masih beruntung. Untung terus!
Salam.
menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersyukurlah pada Yang Kuasa
cinta kita di dunia
selamanya..
--------------------------------------------------------------
Ssstt... Rupaku makin jelek!
Orang pada umumnya tampak makin tua selaras dengan umur.
Kalau aku dipercepat dg sakit dan cacat yg tambah dan tumbuh.
Karena tumor otak : makroadenoma hipofisa.
Kadar growth hormone jadi abnormal/ terlalu tinggi.
Mengakibatkan : acromegaly.
Dan akibat2 lain terkait (baca : symptoms and signs ....).
Tentang wajahku ini, aku cukup telat sadarnya.
Sampai aku membaca uraian tentang masalah acromegaly di website! Habis membaca tulisan tsb, aku "kelap kelop" dan "thengar thenger" tidak bisa tidur. Semua cocok dg yg aku alami!
Jelas tidak ada orang yg mau berterus terang padaku.
Mereka tentu hanya bertanya2 dalam hati.
Murni koq makin jelek? Koq cepat tua? Koq "bengeb"?
Kalau bercermin aku merasa biasa.
Merasa tetap cantik. He he..
Maksudku cantikku tetap segitu2 saja. Ha ha..
Aku baru merasa lebih jelek, kecewa dan heran dg wajahku hanya kalau aku melihat hasil foto2 wajahku. Hasil foto tidak sesuai dg perasaanku dan harapanku.
Tapi aku belum sadar juga!
Kalau bertemu dg orang2 "lama", siapapun mereka, mereka semua tampak olehku makin cantik2 dan awet muda. Ternyata aku yg makin jelek dan tampak cepat tua!
Demikianlah salah rasa ku.
Demikian juga soal cacat kakiku.
Di toko2 jarang/ tidak ada sepatu atau sandal yg cocok dg kakiku. Aku tidak sadar bahwa kakiku lah yg luar biasa! Malahan aku sempat ngedumel : Gimana nih toko koq tidak lengkap stock nya?
Pernah juga aku menyalahkan pabrik sepatunya : Kenapa koq tidak lengkap produksinya? Dikiranya orang Indonesia masih kuntet2 dan kecil2 ukurannya? Jadi tidak mau memproduksi sepatu dan sandal yg ukuran besar? Hua haa..
Demikian aku yg sok normal!
Begitu juga waktu jari2 tanganku makin parah.
(Hasil EMG : Carpal tunnel syndrome grade-3).
Waktu aku membuka gembok pintu pagar dan gembok kupegang agak lama, karena sambil menyapa tetangga, aku merasa dan bertanya2, kenapa gembok ini jadi berat? Aku tidak menyadari bahwa jari2 ku lah yg makin lemah. Aku selalu mempertanyakan dan menyalahkan objek lain.
Benar2 sok normal!
Atau berharap diri normal?
Atau berpikir diri normal?
Demikian juga dg suaraku yg makin serak.
Ya lama juga nyadarnya..
Tapi aku sempat merasakan, kalau ikut menyanyi di gereja suaraku terdengar aneh, tidak pas2. Kalau terima telepon aku sering disapa dg "pak" atau "bapak".
Cacatku yg tambah dan tumbuh ini namanya acromegaly.
Halo2..
Aku cuma sekedar berbagi kenyataan.
Aku selalu bersyukur. Tanpa syarat.
Kalau untuk merasa beruntung, aku perlu pembanding.
Nah dibanding orang yg wajahnya tersiram air keras atau terbakar, yg masuk TV itu, aku masih beruntung. Untung terus!
Salam.
Symptoms and signs may include :
ACROMEGALY is a hormonal disorder that results from too much growth hormone in the body.
In acromegaly, the pituitary (a small gland in the brain) produces excessive amounts of growth hormone.
Usualy the excess growth hormone comes from ADENOMAS (benign brain tumor) on the pituitary.
Acromegaly is a serius systemic condition caused in over 98% of cases by an adenoma of the pituitary gland that secretes excessive growth hormone.
Symptoms and signs may include :
Mark bony and soft tissue change.
Nose enlarge.
Tongue enlarge.
Including an altered facial appearance.
Change in appearance from old photos.
Facial feature become more coarse.
Thick and greasy skin.
Soft tissue thickening of the palms of the hands and sole of the feet.
Enlargement of hands.
Ring of fingers become very tight.
Increase in size of hands and size of rings or fingers.
Increase in shoe size requirement as feet enlarge in width.
Enlargement of forehead and jaw.
Lower jaw expands outwards causing trouble with the teeth and clicking as one eats.
Pronounced under or overbite.
Deeping voice.
Sinus problem.
Carpal tunnel syndrome.
Tarsal tunnel syndrome.
Tingling sensation especially in hands due to trapped nerves.
Arthritis.
Muscle weakness
Joint pain.
Oilly skin and excessive sweating.
Profound tireness.
Fatigue.
Depression.
Interrupted menstrual cycle (amenorrhea).
Lactation (galactorrhea).
Loss of vision, doublevision, poorvision.
Sleep apnea.
Falling asleep at any time.
Yet a restless sleep with snoring.
Headache.
Heart disease and heart enlargement (cardiomegaly and left ventricular hypertoopy).
May include accelerated cardiovascular disease, hypertension, diabetes and possibly an increased risk of colon polyps and colon cancer.
Ssstt... Ini nyontek. Salinan!
In acromegaly, the pituitary (a small gland in the brain) produces excessive amounts of growth hormone.
Usualy the excess growth hormone comes from ADENOMAS (benign brain tumor) on the pituitary.
Acromegaly is a serius systemic condition caused in over 98% of cases by an adenoma of the pituitary gland that secretes excessive growth hormone.
Symptoms and signs may include :
Mark bony and soft tissue change.
Nose enlarge.
Tongue enlarge.
Including an altered facial appearance.
Change in appearance from old photos.
Facial feature become more coarse.
Thick and greasy skin.
Soft tissue thickening of the palms of the hands and sole of the feet.
Enlargement of hands.
Ring of fingers become very tight.
Increase in size of hands and size of rings or fingers.
Increase in shoe size requirement as feet enlarge in width.
Enlargement of forehead and jaw.
Lower jaw expands outwards causing trouble with the teeth and clicking as one eats.
Pronounced under or overbite.
Deeping voice.
Sinus problem.
Carpal tunnel syndrome.
Tarsal tunnel syndrome.
Tingling sensation especially in hands due to trapped nerves.
Arthritis.
Muscle weakness
Joint pain.
Oilly skin and excessive sweating.
Profound tireness.
Fatigue.
Depression.
Interrupted menstrual cycle (amenorrhea).
Lactation (galactorrhea).
Loss of vision, doublevision, poorvision.
Sleep apnea.
Falling asleep at any time.
Yet a restless sleep with snoring.
Headache.
Heart disease and heart enlargement (cardiomegaly and left ventricular hypertoopy).
May include accelerated cardiovascular disease, hypertension, diabetes and possibly an increased risk of colon polyps and colon cancer.
Ssstt... Ini nyontek. Salinan!
Subscribe to:
Posts (Atom)